Tahu gak sih kalo produk juga ada jodohnya?

Bayangin aja ketika anda sakit, pasti anda sudah tergambar harus minum obat apa. Dan gak mau minum obat yang lain. Takut gak manjur.

Tapi, ada juga teman anda atau saudara anda yang gak cocok pake obat yang anda minum ketika sakit kepala. Malah cocok pake merk yang lain.

Nah, begitulah gambaran setiap produk ada jodohnya. Kecuali produk yang masih jomblo. Hehe

Jadi, ketika penawaran anda ditolak oleh calon konsumen atau ketika udah chatting lama, eeeh beli kagak. Ya. Artinya dia memang bukan jodoh “produk” anda.

Mungkin anda juga pernah menjumpai orang-orang yang awalnya sangat tertarik ingin membeli. Memuji-muji produk kita. Eeh setelah dikasih tahu pricelistnya, tiba-tiba dia struk. Hahaha

Kalo hal ini terjadi, kemungkinannya cuma dua. Produk anda terlalu mahal dan konsumen anda gak punya duit yang cukup.

Tapi om, harga produk saya udah sesuai dengan kualitas.

Nah, kalo kaya gitu berarti calon konsumen yang belum paham dengan nilai produk anda.

Lalu gimana caranya biar cepet nemu jodohnya?

  • Jangan salah cari market
  • Perkuat branding dan buat orang-orang tahu seperti apa produk anda.
  • Jangan baper kalo ditolak.
  • Segera move on, pasti akan ada konsumen yang sesuai untuk produk anda.

Semoga produk teman-teman segera menumuka jodohnya dan langgeng hingga akhir hayat terus berlangganan.

Salam jualan.

Mudzoffar Hasan

Baca Juga:  4 Tingkatan Rezeki, Apa Saja?